Kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, UUD'45. Dirgahayu RI ke-72
Selasa, 14 November 2017 - 00:37:30 WIB
Pemerintah Merencanakan Membagi Tarif Listrik Jadi Tiga Golongan
Diposting oleh : Arif Syarifudin
Kategori: Industri & Pertambangan - Dibaca: 1824 kali

forumjurnalis.org, Jakarta - Saat ini penyederhanaan kelas golongan listrik rumah tangga non-subsidi sedang digodok oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero).

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi dan Kerjasama Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan bahwa penyederhanaan golongan yang bila diikuti dengan kenaikan dan penambahan daya tersebut tidak akan berpengaruh pada pengeluaran biaya listrik masyarakat.

"Tidak akan dikenakan biaya apapun, dan besaran tarif per KWH tidak akan berubah," ungkap Dadan dalam keterangan resminya yang dikutip Antara, Minggu (12/11/2017)

Rencananya golongan listrik akan dibagi menjadi tiga.

Golongan pertama, yakni pelanggan listrik dengan subsidi. Untuk golongan ini nantinya memiliki daya 450 Volt Ampere (VA) dengan jumlah pelanggan 23 juta rumah tangga. Selain itu, golongan ini juga mencakup daya 900 VA (subsidi) dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga.

Golongan kedua, pelanggan listrik nonsubsidi berdaya 4.440 VA dan 13.000 VA keatas (loss stroom)

Pemerintah berharap dengan penyederhanaan golongan pelanggan listrik tersebut, tenaga listrik dapat lebih bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

"Apalagi pemerintah memiliki visi besar di sektor kelistrikan, yakni pemerataan layanan listrik dengan target elektrifikasi nasional 97% hingga tahun 2019, dan keterjangkauan masyarakat dalam mengakses listrik," ujarnya.

Menurut Dadan, masyarakat yang memiliki usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) rata-rata adalah pelanggan golongan 1.300 VA hingga 3.300 VA.

"Dengan kenaikan daya tanpa tambahan biaya dan tanpa kenaikan tarif per KWH, UMKM dapat berkembang karena bisa memperoleh daya listrik lebih besar tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan," ujarnya.

Selain itu, kata dia, program penambahan dan pembangunan pembangkit listrik ini akan dinikmati secara langsung oleh masyarakat.

Menurut dia, pembahasan mengenai teknis pengaturan penyederhanaan golongan tarif dan daya listrik tersebut secara detail masih dibahas oleh Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero).

"Selanjutnya akan disosialisasikan kepada publik sebelum diberlakukan," ungkapnya.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)